Blog EntryTools > GARMIN 60CSXApr 13, '08 5:12 AM
for everyone

Jika ada temen yg tanya beli GPS handheld apa yg paling baik untuk keperluan mobilitas urban dan kuat dipakai untuk aktifitas hardcore kealam bebas, maka gak mikir dua kali saya bilang, pakai Garmin 60 CSX. Tanpa ragu tipe inilah yg paling cocok dipakai dititik silang tengah antara dua kepentingan itu.

Pendek kata, khusus buat kalian yg memang kepentingannya suka hiking/ camping kehutan lebat, dan juga suka mondar mandir pakai mobil atau taksi diantara kota besar dimanapun didunia ini, maka tipe inilah yg paling enak dibawa dalam genggaman tangan. Dimensinya pas, kinerja alatnya juga sangat baik dan dapat diandalkan.

Dibanding beberapa tipe handheld Garmin lainnya yg pernah dijajal ditangan, maka tipe ini punya beberapa keunggulan yg tidak bisa dibandingkan dengan saudara “sepabrik” nya. Keunggulan ini yg membuat dia menjadi sangat istimewa dan cocok melayani kepentingan spesifik pemakainya spt diatas.


Ukuran Layar.
Tipe 60 CSX layarnya pas. Tidak kelewat kecil seperti Etrex, dan tidak terlalu lebar spt halnya tipe GPS untuk diletakan didashboard mobil atau speed boat. Bahkan dibandingkan dengan Map 76, dia lebih sleek, ramping memanjang, bukan melebar kesamping. Karena itu, dimensi seperti ini cocok buat digenggam ditangan saat jalan kaki, dan cocok pula dipasang di dashboard mobil untuk driving dalam kecepatan tinggi.

Layar kecil seperti etrex hanya cocok untuk jalan kaki saja, atau naik sepeda, dimana resiko kecelakaan akan minim sekali mengingat mata terhenti cukup lama mengamati tulisan dan data trek log yg muncul dilayar. Khusus buat yg usianya udah 35 keatas, dan sadar bahwa matanya sudah plus atau minus, layar selebar ini ada baiknya dipertimbangkan mengingat kecermatan mata mengamati layar akan berkurang dibanding manusia yg masih dibawah usia 35 an. Ditambah lagi, memperhatikan layar GPS sambil membawa mobil kecepatan tinggi akan sangat berbahaya jika mata justru terpaku lama dilayar.

 
Sensifitas hebat menerima signal lemah.
Satu hal yg amat istimewa dari tipe ini adalah kemampuan super hebat menangkap signal lemah. Dengan prosesor khusus bernama SIRF  yg tertanam di unit ini, maka dengan mudah dia menerima signal dalam kondisi apapun. Bahkan dibawah atap genting rumah (diteras rumah depan), bisa pula dibawah atap mobil tanpa perlu meletakan GPS dikaca depan, dan dibawah canopy hutan rapat, dimanapun sesuka kita.

Membawa 60 CSX sambil  jalan bisa dengan mudah kita masukan didalam tas ransel tanpa perlu digenggam selamanya, atau digeletakan begitu saja dibangku mobil, bahkan bisa ditaruh dibawah jok. Keunggulan 60 CSX seperti inilah yg tidak akan ditemui dibeberapa tipe GPS sejenis lainnya dipasaran.

Sensifitas super ini juga didukung dengan antenna tabung (quad helix bentuk tabung bulat) yg sesungguhnya mempunyai kemampuan menerima signal dari segala arah, tidak perduli bagaimana posisi unit GPS itu didalam tas, terbalik sana sini, ditumpuk oleh snack dan baju, toh dia akan tetap menerima signal satelit dengan sempurna. Ini akan beda hasil misal dengan antenna memakai lempengan mendatar yg justru dianjurkan agar lempengan tsb tetap menghadap kelangit. Hebatnya lagi, unit ini lumayan hemat battere dibanding pendahulunya. Logikanya, semakin sensitif dia menerima signal maka battere makin boros, dan ini tidak boros.  Dikantong gak perlu bawa battere sekotak hanya untuk perjalanan 3 hari kedalam hutan (dihutan gak ada warung kan  ).

 
Data eksternal.
Garmin 60 CSX mempunyai slot penyimpanan data di card tambahan. Ini membuat dia akan bisa menampung data peta yg memang boros memori. Unit ini memang punya kemampuan untuk donload dan upload data dari Mapsource dan memudahkan pertukaran data antar sesama pemakai, ditambah lagi adanya slot kartu tambahan akan membuat mudah membuat ekspansi keperluan sesuai keinginan user. *** hsgautama.multiply.com

 

Link lain ttg GPS ada ditulisan ini.

 

 

 


Physical & Performance:

Unit dimensions, WxHxD: 2.4" x 6.1" x 1.3" (6.1 x 15.5 x 3.3 cm)
Display size, WxH: 1.5" x 2.2" (3.8 x 5.6 cm)
Display resolution, WxH: 160 x 240 pixels
Display type: 256 level color TFT
Weight: 7.5 oz (213 g) with batteries
Battery: 2 AA batteries (not included)
Battery life: 18 hours, typical
Waterproof: yes (IPX7)
Floats: no
High-sensitivity receiver: yes
PC interface: serial and USB
RoHS version available: yes


Maps & Memory:

Basemap: yes
Preloaded maps: no
Ability to add maps: yes
Built-in memory: no
Accepts data cards: 64 MB microSD card (included)
Waypoints/favorites/locations: 1000
Routes: 50
Track log: 10,000 points, 20 saved tracks


Features:



Automatic routing (turn by turn routing on roads): yes
Electronic compass: yes
Barometric altimeter: yes
Geocaching mode: yes
Outdoor GPS games: yes
Hunt/fish calendar: yes
Sun and moon information: yes
Tide tables: yes
Area calculation: yes
Custom POIs (ability to add additional points of interest): yes
Unit-to-unit transfer (shares data wirelessly with similar units): no
Picture viewer: no




.

21 CommentsChronological   Reverse   Threaded
setapak wrote on Apr 13
Hhhhh...makin yakin dah dengan alat ini.. tapi untuk kegunaan di rimba kira2 apa ada kekurangannya?
hsgautama wrote on Apr 13
Rasanya gak ada kekuranganya :-)
Yg paling enak karena soal sensifitasnya dan dia hemat battere. Gak seboros tipe lainnya. JIka dipakai jalan 2 hari saja kedalam hutan, tangan gak pegel megangin dia terus. Lalu battere hemat.
setapak wrote on Apr 13
Mantaabbbbbb....yo ambil yooooo...
hsgautama wrote on Apr 13
Oh ya dia juga kedap air, jadi cocok pula dibawa kewilayah air misal laut.
Hutan bukan satu satunya saja kok, bisa juga kelaut :-)
katenzo wrote on Apr 13
Saya juga naksir yg ini, tapi jatuh duidnya ke si pista haceeks..
hsgautama wrote on Apr 13
VIsta bagus kok, apalagi yg juga pakai SIRF III , sensifitasnya sama sebanding.
Bedanya cuma dimensi saja yg lebih kecil. :-)
yb3sps wrote on Apr 13
Sip Om, pas buat berpetualang,... :-)
alien60series wrote on Apr 14
setuju mas...... saya pake ni 60csx tanpa bracket di mobil , manteng aja tuh sinyalnya padahal tuh gps dah kebanting kemana2 .... modal cuman cigarette lighter punya garmin 12 saya dulu ..... ternyata sama ... bisa masuk plug and play ke 60csx bukan plug and pray yah........ hehehehe
hsgautama wrote on Apr 14
yb3sps said
Sip Om, pas buat berpetualang,... :-)
Kalo sepedahan biar makin cespleng "blusak blusuknya" sana sini. Hehehe
hsgautama wrote on Apr 14
setuju mas...... saya pake ni 60csx tanpa bracket di mobil , manteng aja tuh sinyalnya padahal tuh gps dah kebanting kemana2 .... modal cuman cigarette lighter punya garmin 12 saya dulu ..... ternyata sama ... bisa masuk plug and play ke 60csx bukan plug and pray yah........ hehehehe
Iya mas, saya pikir, baru kali ini saya merasa sreg banget dengan unit GPS yg satu ini. Semuanya memenuhi kriteria yg berguna untuk kepentingan saya sebagai "manusia kota" dan "manusia ngelayapan". Hehehe. Tipe lainnya langsung gak kerasa "ada apa apanya" dibanding yg satu ini.
psaptarani wrote on Apr 14
Kalo sepedahan biar makin cespleng "blusak blusuknya" sana sini. Hehehe
Ah, masa siy?
;-)
hsgautama wrote on Apr 14
pasti yg satu ini suka kesasar ya hihihi
ghinarumaisha wrote on Apr 14
saya tidak mengikuti perkembangan GPS di indonesia; apakah sudah tersedia peta-peta kota-kota Indonesia? asyik juga tuh kalau sudah ada. Tapi keliatannya di sini Garmin lebih laku ya
hsgautama wrote on Apr 14
Mungkin iya mas, Garmin sptya memang lebih disukai disini. Karena mayoritas, maka tukar menukar data perjalanan trek digital lbh gampang antara sesama pemakainya. Saya sendiri tdk punya data berapa penjualan beberapa brand GPS unit dinegeri ini.
Peta indonesia sebetulnya masih merupakan area kosong melompong. Mau beli buatan Bokosurtanal tapi mahalnya selangit. Ada peta komersial dijual misal oleh Mapking atau Nusamap, harganya lebih masuk akal sekian ratus ribu dan bisa diaplot kedalam unit GPS (biasanya cuma Jawa Bali saja). Karena itu, sebetulnya kita harus swadaya untuk membangun database peta digital inodonesia, supaya gak kosong melompong saja. Saya secara terbuka mendukung usaha swadaya ini, terbuka dan gratis bisa diambil siapapun tanpa perlu bayar.
donodomo wrote on Apr 17
oom thanks atas sharingnya.. aku pakai etrex yellow dari 5 tahun yang lalu... agak susah mencari signal,, liat review ini jaid pengen ganti. Aku juga pakai Nuvi 200 (baru 6 bulan).. apakah garmin 60 CSX support peta detail jawa bali seperti Nuvi 200 ? thanks
hsgautama wrote on Apr 17
Gak masalah, mapking dan nusamap menyediakan itu,
atau tanya penjualnya apakah harga jual segitu udah incl dengan peta Jawa Bali?
alien60series wrote on Apr 18
Mungkin iya mas, Garmin sptya memang lebih disukai disini. Karena mayoritas, maka tukar menukar data perjalanan trek digital lbh gampang antara sesama pemakainya. Saya sendiri tdk punya data berapa penjualan beberapa brand GPS unit dinegeri ini.
Peta indonesia sebetulnya masih merupakan area kosong melompong. Mau beli buatan Bokosurtanal tapi mahalnya selangit. Ada peta komersial dijual misal oleh Mapking atau Nusamap, harganya lebih masuk akal sekian ratus ribu dan bisa diaplot kedalam unit GPS (biasanya cuma Jawa Bali saja). Karena itu, sebetulnya kita harus swadaya untuk membangun database peta digital inodonesia, supaya gak kosong melompong saja. Saya secara terbuka mendukung usaha swadaya ini, terbuka dan gratis bisa diambil siapapun tanpa perlu bayar.
saya sih pengen bgt mas bantuin buat database ky gini cuman setelah upload ke mapsource udah deh ampe situ aja ilmu saya hehehe...... bingung mau sharingnya gimana........ dan saya pernah liat ada orang ngasih POI ke orang2 tapi bentuk formatnya agak aneh gitu ..... itu gimana caranya yah.....
hsgautama wrote on Apr 18, edited on Apr 18
Gakpapa Mas, ane juga gak jago macam om Buyung yg memang udah bolak balik mainin ini kok hehehe, yg penting sudah ikutan melengkapi dan memberi gratis buat koumunitas. Jadi paling enga ada alternatif peta digitall gratisan ketimbang beli di distributor resmi. Kalo mau converting data dari misal mps garmin keformat lain atau sebaliknya, butuh beberapa software dan waktu lama, teliti, dan ribet. Sebetulnya sederhana saja, sebagai user kita meneguhan kaki sebagai user saja, tidak sebagai "map makers". User kan makainya praktis saja, buat jalan jalan misal :-)
agnigeni wrote today at 12:54 PM
baru buka-buka informasi soal GPS. Sekarang lagi naksir juga sama garmin yang satu ini. sekitar 3,7 juta ya mas. mmmm lumayan....
btw, apa pernah nyoba memasukkan peta topografi ke GPS ini ? dan kira2 kalau download peta topografi itu dimana ya ?
hsgautama wrote today at 1:37 PM
Gak pernah pakai topo, jadi gak bisa komentar :-))
Stok peta topo terbesar tentu saja di Bakosurtanal. Lalu sisanya didapat misal di unit TNI, atau di sekretariat pecinta alam, atau badan terkait misal BASARDA atau BASARNAS.
agnigeni wrote today at 1:49 PM
Gak pernah pakai topo, jadi gak bisa komentar :-))
Stok peta topo terbesar tentu saja di Bakosurtanal. Lalu sisanya didapat misal di unit TNI, atau di sekretariat pecinta alam, atau badan terkait misal BASARDA atau BASARNAS.
Nggak pernah dipakai untuk topografi ya. mmmm, kalau ada waktu, tolong direview Garmin 60CSX dengan peta topografi mas. anak2 MP banyak juga yang suka ndaki gunung, mungkin artikelnya mas dayat nanti dapat bermanfaat.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help