HidÄÿÄt's posts with tag: gps

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag gps
Blog EntryTools > GARMIN 60CSXApr 13, '08 5:12 AM
for everyone

Jika ada temen yg tanya beli GPS handheld apa yg paling baik untuk keperluan mobilitas urban dan kuat dipakai untuk aktifitas hardcore kealam bebas, maka gak mikir dua kali saya bilang, pakai Garmin 60 CSX. Tanpa ragu tipe inilah yg paling cocok dipakai dititik silang tengah antara dua kepentingan itu.

Pendek kata, khusus buat kalian yg memang kepentingannya suka hiking/ camping kehutan lebat, dan juga suka mondar mandir pakai mobil atau taksi diantara kota besar dimanapun didunia ini, maka tipe inilah yg paling enak dibawa dalam genggaman tangan. Dimensinya pas, kinerja alatnya juga sangat baik dan dapat diandalkan.

Dibanding beberapa tipe handheld Garmin lainnya yg pernah dijajal ditangan, maka tipe ini punya beberapa keunggulan yg tidak bisa dibandingkan dengan saudara “sepabrik” nya. Keunggulan ini yg membuat dia menjadi sangat istimewa dan cocok melayani kepentingan spesifik pemakainya spt diatas.


Ukuran Layar.
Tipe 60 CSX layarnya pas. Tidak kelewat kecil seperti Etrex, dan tidak terlalu lebar spt halnya tipe GPS untuk diletakan didashboard mobil atau speed boat. Bahkan dibandingkan dengan Map 76, dia lebih sleek, ramping memanjang, bukan melebar kesamping. Karena itu, dimensi seperti ini cocok buat digenggam ditangan saat jalan kaki, dan cocok pula dipasang di dashboard mobil untuk driving dalam kecepatan tinggi.

Layar kecil seperti etrex hanya cocok untuk jalan kaki saja, atau naik sepeda, dimana resiko kecelakaan akan minim sekali mengingat mata terhenti cukup lama mengamati tulisan dan data trek log yg muncul dilayar. Khusus buat yg usianya udah 35 keatas, dan sadar bahwa matanya sudah plus atau minus, layar selebar ini ada baiknya dipertimbangkan mengingat kecermatan mata mengamati layar akan berkurang dibanding manusia yg masih dibawah usia 35 an. Ditambah lagi, memperhatikan layar GPS sambil membawa mobil kecepatan tinggi akan sangat berbahaya jika mata justru terpaku lama dilayar.

 
Sensifitas hebat menerima signal lemah.
Satu hal yg amat istimewa dari tipe ini adalah kemampuan super hebat menangkap signal lemah. Dengan prosesor khusus bernama SIRF  yg tertanam di unit ini, maka dengan mudah dia menerima signal dalam kondisi apapun. Bahkan dibawah atap genting rumah (diteras rumah depan), bisa pula dibawah atap mobil tanpa perlu meletakan GPS dikaca depan, dan dibawah canopy hutan rapat, dimanapun sesuka kita.

Membawa 60 CSX sambil  jalan bisa dengan mudah kita masukan didalam tas ransel tanpa perlu digenggam selamanya, atau digeletakan begitu saja dibangku mobil, bahkan bisa ditaruh dibawah jok. Keunggulan 60 CSX seperti inilah yg tidak akan ditemui dibeberapa tipe GPS sejenis lainnya dipasaran.

Sensifitas super ini juga didukung dengan antenna tabung (quad helix bentuk tabung bulat) yg sesungguhnya mempunyai kemampuan menerima signal dari segala arah, tidak perduli bagaimana posisi unit GPS itu didalam tas, terbalik sana sini, ditumpuk oleh snack dan baju, toh dia akan tetap menerima signal satelit dengan sempurna. Ini akan beda hasil misal dengan antenna memakai lempengan mendatar yg justru dianjurkan agar lempengan tsb tetap menghadap kelangit. Hebatnya lagi, unit ini lumayan hemat battere dibanding pendahulunya. Logikanya, semakin sensitif dia menerima signal maka battere makin boros, dan ini tidak boros.  Dikantong gak perlu bawa battere sekotak hanya untuk perjalanan 3 hari kedalam hutan (dihutan gak ada warung kan  ).

 
Data eksternal.
Garmin 60 CSX mempunyai slot penyimpanan data di card tambahan. Ini membuat dia akan bisa menampung data peta yg memang boros memori. Unit ini memang punya kemampuan untuk donload dan upload data dari Mapsource dan memudahkan pertukaran data antar sesama pemakai, ditambah lagi adanya slot kartu tambahan akan membuat mudah membuat ekspansi keperluan sesuai keinginan user. *** hsgautama.multiply.com

 

Link lain ttg GPS ada ditulisan ini.

 

 

 


Physical & Performance:

Unit dimensions, WxHxD: 2.4" x 6.1" x 1.3" (6.1 x 15.5 x 3.3 cm)
Display size, WxH: 1.5" x 2.2" (3.8 x 5.6 cm)
Display resolution, WxH: 160 x 240 pixels
Display type: 256 level color TFT
Weight: 7.5 oz (213 g) with batteries
Battery: 2 AA batteries (not included)
Battery life: 18 hours, typical
Waterproof: yes (IPX7)
Floats: no
High-sensitivity receiver: yes
PC interface: serial and USB
RoHS version available: yes


Maps & Memory:

Basemap: yes
Preloaded maps: no
Ability to add maps: yes
Built-in memory: no
Accepts data cards: 64 MB microSD card (included)
Waypoints/favorites/locations: 1000
Routes: 50
Track log: 10,000 points, 20 saved tracks


Features:



Automatic routing (turn by turn routing on roads): yes
Electronic compass: yes
Barometric altimeter: yes
Geocaching mode: yes
Outdoor GPS games: yes
Hunt/fish calendar: yes
Sun and moon information: yes
Tide tables: yes
Area calculation: yes
Custom POIs (ability to add additional points of interest): yes
Unit-to-unit transfer (shares data wirelessly with similar units): no
Picture viewer: no




.



Lets go hiking.
Betapa menyenangkan apabila bisa pergi kealam bebas, dan menikmati pemandangan indah selama 2 hari perjanan. Melepaskan capeknya melihat rutinitas kantor, melampiaskan kejengkelan hidup dan semua tetek bengeknya.


Sebuah ilustrasi bagaimana membagi ruang dalam tas backpack ketika berpergian untuk jatah perjalanan 2-3 hari, lebih dan kurang. Seluruh isi tas ditata dengan efisen agar pemakaian ruang akan optimal. Dari seluruh barang yg masuk kesana, hanya sleeping bag dan pakaian pribadi yg dimasukan dengan cara digulung rapat, bukan dimasukan terbuka lebar (spt saat habis disetrika dirumah). Semakin kecil gulungan lintingan baju tsb maka akan semakin hemat efisien dimasukan kedalam tas. Matras tidur juga digulung, diletakan diluar diatas ransel, Tapi ada juga yg membuka gulungan matras justru didalam tas backpack, tujuannya agar tas mengembang bagus (fungsinya spt dinding yg membuat tas ransel tidak kempes).

Perbandingan besar volume tiap bobot dapat dilihat di list yg ada dibagian bawah tulisan ini. Setiap item dihitung cermat dan perlu ditanya kediri sendiri: apakah perlu dibawa? Tidak ada gunanya membuat berat isi ransel karena malahan akan membuat pinggang patah dua.
Paling enak jika membawa suplai makanan, karena dengan bertambahnya hari maka isinya akan ludas perlahan, dan ransel akan semakin ringan saja. Jadi, kalo pergi dengan sekelompok amatir, maka pastikan kalian yg membawa makanan bukan tenda atau lainnya, karena itu caranya "menipu" teman agar bobot makin ringan ketika tubuh justru makin capek mendekati hari berikutnya. Dulu, malahan ada yg niat bawa kotak kardus bekas sepatu, supaya ranselnya keliatan gede dan menggembung, eh taunya .. dasar rese, maunya ringan doang... ***hsgautama.multiply.com










.



Blog EntryTools > Garmin Map 76Oct 20, '07 7:44 AM
for everyone

Unit gps Map 76 (layar monokrom) adalah salah satu produk lansiran dari GARMIN, salah satu produsen peralatan navigasi satelit yg kerap dipakai untuk keperluan militer hingga sipil.

Garmin Map 76 ini mengisi kategori GPS unit kelas handhled dipasaran dan mengisi gap antara dimensi produk “ter-mungill” (yakni dari keluarga Etrex dan forerunner), hingga produk Garmin dg dimensi bongsor (misal untuk navigasi mobil, pesawat,  atau boat). Seperti halnya unit gps handheld dimanapun, produk ini jelas disupplai oleh battere yg ditanam dibelakangnya agar mudah ditenteng kemanapun dia pergi. Fiturnya lumayan mewah (minus kompas), harga bersaing,  dan bisa aplot atau donlot peta menjadikan tipe ini lantas menjadi pilihan bagus bagi para usernya.

 

Jika ditanya apa komentar pendek ttg kejelekan barang ini, langsung dijawab cepat saja : rakus suplai listrik.
Garmin Map 76 punya kejelekan soal boros batere. Dibanding anggota keluarga lainnya,  produk ini lumayan ngeselin soal rakusnya menkonsumsi catu daya. Jika jalan 4 hari dilapangan dengan hitungan perhari diatas 15 jam, maka dikantong harus siap batere cadangan. Itu jika gak mau hilang arah karena battere habis lho. Mau gak mau, sediakan budget extra buat pembelian battere. Apalagi jika battere nya cuma ABC biasa yg dicomot
dari warung dipinggir kampung, walah, bakalan habis cepet tuh, cuma sehari aja langsung amblas ludes.

 
Map 76, baik tipe layar monokrom dan colour,  punya “kemewahan” soal lebarnya layar. Satu hal yg saya suka disini jika dibandingkan dg keluarga
Etrex. Layar lebar sangat enak dipakai sembari nyopir mobil atau turing motor. Detail kelokan dan arah jalan terlihat sangat jelas disana.
Sekejap dalam sedetik mata bisa mudah melirik kearah layar sembari mobil tetap melaju dijalanan secara bergantian. Layar selebar ini juga memudahkan mata “plus” dan “minus” atau berkacamata, untuk mengamati detail trek dan nama yg tertera dilayar dengan lebih baik ketimbang memakai layar mungil Etrex.
Garmin memang mengeluarkan beberapa produk dengan layar lebar, namun itu biasanya dipakai untuk keperluan navigasi mobil, pesawat terbang, atau boat yang semuanya mempunyai harga cenderung lebih mahal dibanding tipe handheld. Tampaknya, kelas Map 76 ini mengisi celah pasar yg kosong disana.   

 

Sayangnya, dengan layar selebar itu, dimensi bentuk unit ikut melar. Membawa ini ditangan sangat mencolok perhatian karena lumayan besar. Dan jika disimpan, butuh tempat yg ribet dibanding misal Etrex yg dapat diselipkan disaku baju. Bobotnya sih gak berat amat (terisi batere), namun size nya memang tampak besar.
Jika suka memakai GPS buat naik motor atau sepeda genjot, Map 76 akan terlihat sangat mencolok ditaruh distang. Pada akhirnya, memang satu alat tidak selalu pas buat semua keperluan kan. Pasti ada yg dikorbankan  ***hsgautama.multiply.com

 




Blog EntryTools > Bajaj dan Ojek pakai GPS ditanganOct 16, '07 7:50 PM
for everyone


Bajaj dan Ojek pakai GPS? Giling, masak?

Jangan  meremehkan, dalam waktu dekat tampaknya bisa jadi sopir Kopaja, tukang Ojek, dan Bajaj bakalan punya GPS ditangan mereka. Paling tidak, harapan itu akan dipenuhi oleh Nokia.

Perusahaan henpon ini membeli perusahaan navigasi satelit Navteq dengan harga luarbiasa besar $ 8.1 billion, ini bukti keseriusan Nokia menggarap proyek henpon berbasis navigasi satelit. Semangat konvergensi dan multimedia rupanya membuat Nokia sangat ingin mengalahkan pesaingnya dan menjadi pemimpin pasar telepon cellular dengan fitur terlengkap serta terbesar didunia.


Satu saat, perjalanan nyelip sana sini melewati gang kampung bakalan gak akan tersasar lagi. Sumpeee



Foto dari  pmptoday

http://www.pmptoday.com/2007/10/01/nokia-buys-navteq-to-rule-cellphone-gps/

  

Nokia Buys Navteq to Rule Cellphone GPS Market

1 10 2007

 

Nokia is serious about putting SatNav applications in all future Nokia phones. Nokia today bought NAVTEQ, a GPS service with ownership of the The Map Network, the largest maps supplier in the US. This means Nokia Maps will become even more detailed and comprehensive, not to mention up-to-date. The price tag for NAVTEQ is $8.1 billion. Olli-Pekka Kallasvuo, Nokia president and CEO is optimistic: “The acquisition of Navteq is another step toward Nokia becoming a leading player in this space.

“By joining forces with Navteq, we will be able to bring context and geographical information to a number of our Internet services.”

With 900 million Nokia customers, NAVTEQ is also anxious to spread its wings. “Nokia’s unique vision for location-based services aligns perfectly with Navteq’s vision to enable everyone to find their way to people, places and opportunities on mobile communications devices,” says NAVTEQ president and CEO Judson Green.

[via nytimes]

.

Blog EntryTools > Garmin ETREX LEGEND CXOct 15, '07 10:18 PM
for everyone

Dari seluruh deretan produk GPS unit merk  GARMIN, tipe ETREX adalah salah satu produk favorit.  Garmin sudah berulangkali mereleased produk terbaru dari GPS mereka, dan keluarga ETREX tetap ada dari jaman ke jaman. Gak ada matinya deh. Etrex merupakan satu ikon tersendiri yg bisa jadi gak bakalan dihilangkan oleh Garmin.

Saya sendiri sudah dua kali memegang tipe Etrex yg berbeda. Pertama kali dulu pernah bawa Etrex kuning. Disebut kuning, karena memang kemasannya berwarna kuning menyala. Tipe ini adalah bagian dari keluarga Etrex yg paling murah dan paling simple. Lalu ketika keluar Etrex Legend CX dipasar, langsung mengambil ini dan sampai sekarang masih dipakai. Terkesan dengan performa bandel Etrex kuning yg sekalipun sangat sederhana dan gak bisa aplot dan donlot peta, tapi GPS kuning meriah itu sangat dependable. Dibawa penjelajahan kehutan, hard assignment, combat zone di borderline, wisata desa, sampai ke jalan jalan ala turis gokil diperkotaan tetap bisa dipakai. Gila ini barang, asli 100% bandel.  


Kenapa pilih Etrex?

Alasan paling masuk akal, pertama, produk Garmin adalah brand paling popular disini untuk kelas awam hingga advanced. Dibanding kompetitor selevel, Garmin mudah “dimainkan” karena tersedia dukungan software dan hardware yg user friendly. Ini masuk akal, mana ada yg mau repot kan? Selain itu, memakai produk terpopuler akan memudahkan tukar menukar data. Ini tidak terbantahkan. Bagian menarik disini memang salah satunya adalah “pertukaran data” antar sesama pemakai shg setiap org bisa melengkapi data perjalanan (trek dan waypoint).  Beda brand akan membuat beda pula software untuk mengolah data peta tsb. Karena itu, kelompok mayoritas lebih punya peluang “menguasai” arena pertukaran data antar sesama pemakai.
Alasan kedua, Etrex adalah produk sangat baik dan bandel. Di family tree mereka, Etrex tersedia beberapa tipe yg bisa dibeli sesuai dengan budget masing2 pembeli. Etrex juga cocok banget dipakai buat perjalanan
individual atau kelompok, sebuah unit handheld yg cukup mungil, tidak berat, tidak besar dimensi kemasannya. Karena kecil, dia bukan hanya sangat simple diselipkan kesaku celana, tapi juga mudah disangkutkan distang sepeda, atau motor, boat, dashboard mobil.

 
Etrex Legend CX, salah satu tipe yg ada dikeluarga Etrex. Produk ini secara mencolok punya sisi istimewa tambahan yakni layarnya berwarna dan mempunyai detail resolusi yg halus. Panel untuk recievernya juga lebih peka dibanding pendahulunya, sehingga jika ditaruh didalam ransel kanvas,  unit ini akan tetap menerima signal (asal antenna menghadap keatas, diletakan dikantong bagian atas dan tidak tertindih barang lain).
Etrex Legend CX juga mudah melakukan aplot dan donlot peta. Sebuah opsi bagus karena bisa terus menerus membuat update peta dan perjalanan. Unit ini juga lebih hemat batere dibanding misal Garmin Map 76.  Unit GPS yg boros batere itu tidak baik. Apalagi jika dipakai terus menerus melewati area yg tidak dikenal sama sekali. Habisnya batere sama saja kita kehilangan arah sama sekali. Sampai sekarang, Etrex Legend CX tsb masih setia menemani perjalanan kesana sini, apalagi jika GPS ini dibawa memakai sepeda atau jalan jalan diwilayah terpencil. Darat, laut, udara semua wilayah dilalui dia, suhu terparah yg pernah dijajal barang ini adalah mendekati -30* C (area sejajar dg Siberia).

 
Produk Garmin saat ini banyak dijual di Jakarta. Biasanya, penjual alat ini berhubungan dengan computer atau gadet. Mungkin krn saat ini masih booming dan tren, gps lantas menjadi bagian dari gaya hidup org perkotaan. Fungsi ini jelas bergeser dari tujuan awal pemakaian gps, yakni untuk militer, transportasi, atau sesuatu yg berhubungan dengan profesi tertentu. Pilihlah toko yg mau ditanya dengan cerewet mengenai produk ini apabila tidak paham. Saya sendiri pernah dicuekin sama customer sebuah gerai penjual Garmin (konon terbesar dinegeri ini) karena terlalu banyak bertanya.

Hehehe,   attitude penjual yg buruk seperti itu mending ditinggal saja, masih banyak lainnya kok yg jual ini.
Pokoknya pembeli adalah raja.

 

http://garmin.com/garmin/cms/site/us/onthetrail/

Pack more detail into your adventure with the eTrex Legend Cx. This popular handheld navigator has a bright color screen and microSD™ card for expandable memory, and it can route you on roads or off, for wherever your travels take you.

Expand Your Memory

Storing data is easier than ever with Legend Cx's included 64 megabyte (MB) microSD card. Just connect to your computer and load optional MapSource® software to view detailed maps of your surroundings. The card slot is located inside the waterproof battery compartment, so you don't have to worry about getting it wet. You can also use optional preloaded microSD cards with MapSource data for your land and sea excursions. Just insert a MapSource card with detailed street maps, and Legend Cx provides turn-by-turn directions to your destination.

Take It Anywhere

Like the rest of the eTrex series, the rugged Legend Cx is WAAS-compatible and waterproof, so it can withstand the elements or an accidental dunk in water.

Other Legend Cx features:

  • 256-color, sunlight-readable display makes it easy to distinguish map details — plus, it looks fantastic
  • Supports English, Spanish, Portuguese and French languages
  • Extra-long battery life brings you more hours of outdoor enjoyment
  • Fast USB computer connection so you can transfer waypoints and other data to your computer

eTrex Legend Cx: This little color navigator goes a long way

 

Physical & Performance:

Unit dimensions, WxHxD:

4.2" x 2.2" x 1.2" (10.7 x 5.6 x 3.0 cm)

Display size, WxH:

1.3" x 1.7" (3.3 x 4.3 cm)

Display resolution, WxH:

176 x 220 pixels

Display type:

256 level color TFT

Weight:

5.5 oz (156 g) with batteries

Battery:

2 AA batteries (not included)

Battery life:

32 hours

Waterproof:

yes (IPX7)

Floats:

no

High-sensitivity receiver:

no

PC interface:

USB

RoHS version available:

yes

 

Maps & Memory:

Basemap:

yes

Ability to add maps:

yes

Built-in memory:

no

Accepts data cards:

64 MB microSD card (included)

Waypoints:

500

Routes:

50

Track log:

10,000 points, 20 saved tracks

 

Features:

Automatic routing (turn by turn routing on roads):

yes

Electronic compass:

no

Barometric altimeter:

no

Geocaching mode:

yes

Outdoor GPS games:

yes

Hunt/fish calendar:

yes

Sun and moon information:

yes

Tide tables:

no

Area calculation:

yes

Custom POIs (ability to add additional points of interest):

yes

 

Foto dari gpscity


 

.



.

ReviewReviewReviewReviewGPS Personal TrackerSep 22, '07 9:50 AM
for everyone
Category:Computers & Electronics
Product Type: Other
Manufacturer:  GPS Tracker
Pertanyaan pertama yg muncul pasti berpikir: "Buat apa GPS Personal Tracker"? Membeli sesuatu barang tentu harus ada gunanya, kan.

Satu saat ada teman bercerita, dia mengeluh keluarga dia sudah dua kali kehilangan mobil. Masalah pencurian mobil memang masalah serius dinegeri ini. Segala cara sudah dilakukan, mulai pakai pengaman alarm, toh gak mempan juga. Kenyataannya, alarm hanya dipasang dipintu mobil.
Artinya, jika kaca mobil di "kelet" (dikupas dengan pisau), maka maling bisa leluasa masuk kedalam mobil mematikan alarm lalu membawa kabur mobil. Paling tidak, jika mobil gak hilang, maka tape mobil amblas semua.

Ketika dia membeli mobil lagi, saya mengajurkan mobil itu dipasang GPS Personal Tracker. Alatnya beragam dipasaran. Ada yg berbentuk kotak alumunium dipasang dikap mesin, ada juga yg berbentuk gantungan kunci, mungil hanya setelapak tangan (mirip dengan korek api). Alat inilah yg akan mengirimkan data melalui sms kepada pemiliknya secara regular untuk memberikan posisi mobil dimanapun dia berada dimuka bumi ini.

GPS Personal Tracker pada umumnya terbagi dua. Ada yg hanya berupa data logger, alias menyimpan data silently , dan baru bisa dilihat isinya jika alat tersebut dicopot dari mobil lalu didownload kedalam PC.
Dan kedua, yakni data tsb dikirim melalui sms henpon GSM. Untuk mengamankan mobil, ada baiknya pilih tracker yg bisa dikirim melalui sms. Alat ini dengan mudah diselipkan ditempat tersembunyi dan tidak terlihat mata. Alat ini juga bisa ditaruh dijok sepeda motor tanpa terlihat. Fungsinya memang bukan cuma untuk mobil saja.

Alat ini sebetulnya juga bisa dipakai untuk memonitor mobil tsb pergi kemana saja, misal jika dipakai oleh anak bandel . Jaman begini, kadang anak suka bandel ngerjain ortunya dengan bohong ngasih sejuta alasan. Ngakunya belajar sama temen, eeeeh taunya pergi dugem ke puncak.
Naa, dengan alat beginian, mati aja itu anak, dia bakalan kebingungan heran kok ortunya tau kemana dia pergi. Manfaat lain, ada juga... yakni, jika mulai curiga pasangan selingkuh, alat ini bisa dipasang dimobil secara diam diam. Dalam seminggu, dia akan mengirimkan berjibun data perjalanan pasangan anda pergi kemana saja. Cara ini bisa dipakai untuk melengkapi cross check antara keterangan ybs dengan kecocokan data perjalanan. Hehehe.. cara ini terbukti efektif kok... trust me :-))


LINK dan foto:
http://www.google.co.id/search?hl=id&q=GPS+Personal+Tracker&btnG=Telusuri+dengan+Google&meta=



LinkRAM Mounting Systems, Inc.Sep 2, '07 11:03 AM
for everyone
Link: http://www.ram-mount.com/

Salah satu produsen mounting terlengkap di internet.

Semua peralatan elektronik yg membutuhkan penjepit mounting atau clamp bisa mencarinya disini. Rancang desain nya termasuk menarik. Dan tidak ada peralatan apapun yg tidak bisa dibuatkan mounting penjepitnya, baik itu ditembok rumah, didalam kabin mobil, motor, boat, pesawat, dll.

Peralatan elektronik yang bisa dibuatkan mountingnya mempunyai rentang yg cukup lebar, mulai dari yg sangat kecil (handheld) hingga berukuran raksasa misal TV 32 inch. Pendek kata, tidak ada penjepit yang tidak bisa dibuat oleh Ram Mount.



.



LinkMobile phone tracking via GPS SattJul 12, '07 4:21 PM
for everyone
Link: http://www.sat-gps-locate.com/

Mau tahu dimana suami, istri, anak, berada?
Intip melalui satelite GPS yg dilacak dari HP yang mereka gunakan.

Enjoy!
:-)







Perjalanan dari Pekalongan menuju Kendal.
Menginap di Semarang, lalu bergerak ke Ungaran, Bandungan, masuk ke Desa Darum di Gedong Songo (mentok diketinggian 1400m)

Sekarang masuk ke Jogja dan perjalanan masih berlanjuuut (.. to be continued).

http://hsgautama.multiply.com/journal/item/120





"Short Visit" adalah cerita ttg perjalanan cuti dari tgl 05-27 Mei 2007.
Maaf jika komentar engga sempat dibalas krn kami masih dalam perjalanan dimobilatau terhenti disatu sudut desa.
Foto dan blog akan diupdate terus sepanjang perjalanan








.

Blog EntrySEPEDA > GPS di sepeda, rocks!Apr 10, '07 5:36 AM
for everyone

Sembilan tahun lalu (1998) ketika mencoba bersepeda dengan memasang GPS di stang sepeda MTB, rasanya jadi “super aneh” . Mobil atau motor dipasang GPS itu wajar saja, tapi ini sepeda mountain bike apa bisa ?


Keinginan memasang alat pemandu navigasi ini sebetulnya adalah sebuah langkah coba coba. Ceritanya sih pengen meng-optimalkan fungsi alat navigasi satelit ini untuk semua aktifitas outdoor (hobi juga termasuk disini kan). Dengan minjem GPS punya kantor yang biasanya dipakai buat kerja harian, akhirnya alat itu dipasang distang sepeda

Ditahun segitu, hambatan yang harus dipikirkan adalah besarnya bentuk unit alat ini dan alat penjepit GPS distang sepeda (sama juga ketika ditaruh dimotor). Dimensi produk GPS diera awal 2000-an memang masih bongsor segede batu bata cetak. Gak ramping dan berat. Size did it matter, and it was a burden. Jadi kalo pengen masang alat itu distang sepeda harus putar otak dan harus bisa “sulapan” ini itu. Pokoknya bagaimana posisi GPS itu antenna dikepalanya harus tegak menghadap langit tanpa tertutup apapun supaya signal satelit bisa diterima alat, dan mata kita bebas melihat panel display dilayar unit ini.


Sekarang, situasinya berbeda jauh dari 10 tahun silam.
Unit GPS makin kecil dan ramping. Toko yang jualan GPS makin banyak aja, plus asesoris tambahan seperti clamp jepit unit alat ini distang MTB. Tinggal sebut tipe GPS nya, lalu
datang ketoko itu, beres. Booming rame rame pakai GPS bagi kelompok urban diperkotaan mendorong tumbuhnya bisnis disektor ini. Dalam 5 tahun ini, secara luarbiasa, permintaan pasar untuk memiliki GPS meroket naik dikota besar.

Ini bagus, karena konsumen punya banyak pilihan. Artinya juga, pemakaian GPS bisa dimelarkan lebih jauh lagi untuk berbagai aktifitas, bukan cuma untuk nyopir atau bekerja. Teknologi alat ini juga makin apik saja dengan fasilitas download dan upload peta rute. Fasilitas ini juga memungkinkan tumbuhnya komunitas baru atas persilangan minat dan kepentingan (cross activities) untuk saling bertukar data seperti yg ada di situs Navnet .


Now riding more easier, no more blind routes.
Keuntungan pakai GPS distang sepeda MTB tentu saja adalah arah pergerakan sepeda tercatat dengan baik. Kita tau berangkat darimana dan bergerak kemana, lalu hendak kemana. Semuanya tersaji dengan jelas dilayar display unit GPS. Asiknya, dengan alat ini kita bisa bergerak kearah manapun tanpa takut kebingungan ditengah perjalanan sambil bertanya dengan muka bloon: “waduh, kita ada dimana yah”?

Pola melingkar yang biasa dipakai oleh para pesepeda bisa dengan mudah diamati dilayar display. Hitungan jarak tempuh, dan juga patokan titik tujuan dapat disajikan secara detail. Inti asiknya hobi ini memang sebuah eksplorasi. Dan penjelajahan medan itu makin menarik jika kayuhan sepeda bisa diarahkan kesana sini dengan bebas tanpa khawatir "lost in the middle of nowhere".


Foto:
- Garmin Etrex Legend distang sepeda.
- Peta download dari rute perjalanan dengan GPS

hsgautama.multiply.com











Blog EntryTIPS > GPS holder dari kotak sabunApr 8, '07 1:39 PM
for everyone
Disini mencari GPS holder (Global Positioning Sys: red) untuk diletakan didalam dash board mobil termasuk susah susah gampang. Penjualnya hanya satu dua, dan jika ada harganya lumayan mahal. Alternatif lain, mencari pegangan buat GPS bisa dicari dari alat henpon, atau melalui internet spt di ram-mount.


Punya sarung untuk memegang unit GPS dikabin mobil itu dirasa perlu mengingat posisi alat ini harus "bediri" tegak agar mata mudah melihatnya. GPS yang diletakan rebah sangat tidak dianjurkan.
Selain itu, jika ada "sarung pegangannya", ini akan membuat GPS tidak menggelinding atau terlempar kesana kemari karena goncangan mobil. Alat ini bisa rusak jika terlempar. Selain itu, jika melesat kebawah kursi, pasti repot untuk dirogoh dengan tangan ketika mobil masih berjalan.



Karena alasan mahal dan susah didapat, pada akhirnya putar otak bagaimana bisa membuat sendiri GPS holder untuk didalam kabin mobil.
Akhirnya setelah riset kesekian mall dan deretan toko peralatan, ketemu apa yang diinginkan.


Alatnya sederhana saja, yakni:
1) Kotak penyimpan sabun mandi yg menempel didinding kamar mandi.
2) Velcro tipe heavy duty yang ada perekatnya (spt selotip).


Kotak sabun mandi itu dipilih dari acrylic bening sehingga mata akan
mudah mengamati isi panel GPS apabila ia diletakan didalam sana. Model kotak sabun terbuka atasnya dan tanpa penutup terasa lebih praktis dan enak.

Pilih area didalam kabin mobil untuk menempelkan selotip velcro. Setelah velcro ditempelkan erat di dashboard, kemudian tempelkan velcro satu lagi kebelakang kotak sabun itu. Langkah terakhir, tempelkan kedua velcro itu hingga menyatu, dan masukan GPS kedalam kotak sabun (lihat foto).


Total harga kedua barang tsb tidak lebih dari 50 ribu saja.
Dibanding harga GPS holder asli dipasaran dikisaran 500 ribu, maka holder kotak sabun ini jelas dong lebih murah.


hsgautama.multiply.com

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket





Photo AlbumJelajah ke Cangkuang Cidahu (37 photos)Mar 4, '07 1:40 PM
for everyone

Ajakan datang dari teman teman kantor, program JELAJAH, untuk ikutan ke Cangkuang Cidahu, sebuah tempat wisata alam di Sukabumi Bogor.
Ini jelas merupakan akhir pekan yg menyenangkan karena dihabiskan diluar Jakarta dan... asli banyak ngakak.

Peserta yg ikut tentu saja anak Jelajah, yakni Dodi, Yosie Marlie, Nenen.
Dan ikut juga perusuh lainnya, spt Oji, Ipung, Rendra 'angkubasa' penjahat keji tanpa kedipan mata, plus teman seprofesi se-ikatan batin sesama penjahat Abe si 'pria berbaju hitam'.

Selama 3 hari 2 malam disana, hujan banyak turun. kabut tebal kerap muncul. Anak Jelajah yg harus bekerja disana tetap mengerjakan targetnya, sedangkan sisanya sebagai tim hore hore.... bikin onar, ngakak, nyelak, dan (ini dia) melamun sambil bercerita yg kagak kagak, hehehe. Makin ngawur deket2 jam 4 pagi, isi kepalanya udah menguap semua.

*** lu emang ancur paliiiing ancur dari yg paling remuk ancur, hina dina gak alang kepalang.... kekekeke


hsg....







Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket




.

Banyak orang pernah naik pesawat komersial atau ikut kapal fery, tapi saya yakin hanya sedikit yg tahu apa itu Locator Beacon.

Emergency Devices ini tersedia disemua mesin transportasi darat laut dan udara. Khusus buat kendaraan transportasi untuk pengangkut penumpang dalam jumlah besar yg melewati area luas, pesawat udara komersial dan kapal laut diharuskan untuk membawa satu atau dua unit locator beacon. Alat inilah yg akan memancarkan jeritan signal SOS kesatelit untuk diteruskan kepusat pusat pengendali transportasi terdekat.


Jika saya naik Fery, saya selalu menyempatkan diri mengecek semua peralatan safety yg ada disana.  Mulai dari pelampung, exit door, hingga bertanya kekapten "dimanakah locator beacon nya disimpan".

Alasannya simple aja kok, apabila Fery yg saya naiki ini tenggelam maka saya akan lebih mudah ditemukan oleh tim SAR dengan melacak signal yg dikirim dari Locator Beacon ini.
Keselamatan nyawa saya bergantung di alat itu. Apa gunanya pakai pelampung dan terjun kelaut lepas   jika tidak bisa dicari oleh tim SAR?
Intinya, saya hanya mau terjun kelaut lepas jika posisi saya menempel dengan Locator Beacon tsb.
Ikat kuat pelampung dibadan (atau rakit penyelamat) dengan tali yg menempel kealat ini, tekan tombol pemicu signal, lalu beberapa jam kemudian akan datang petugas SAR. Jangan berenang menjauh dari alat ini, dan jangan sampai terpisah dari benda ini.

Alat ini tersedia juga untuk kebutuhan personal atau pribadi. Karena itu dari berbagai jenis beacon yg ada didunia ini, spt ELBA (yg digunakan oleh Adam Air), MOB beacon, EPIRB (utk pemakaian dilaut), tipe ELT (untuk dirgantara), dan juga PLB (personal locator beacon, umumnya didarat).
PLB biasanya juga dibawa oleh maniak outdoor yg suka melakukan solo travelling kelokasi berbahaya. Atau bisa dipakai oleh pemain ski. Rata rata, pemain ski mempunya ancaman lonsoran salju (snow avalanche) yg dapat menimpa mereka kapanpun. Karena itu membawa alat itu dipinggang dirasakan perlu.

Khusus buat yg ingin memiliki PLB (personal locator beacon), bisa bertanya kepada Dephub dan mendaftarkan alat tsb kemereka agar diberi nomor registrasi.

Foto diambil dari sini.

hsgautama.multiply.com



.

Photo AlbumTonjong Trails dijajal H20 (26 photos)Jan 4, '07 2:34 PM
for everyone

Ajakan dadakan datang dari Erwin untuk menjajal rute apa yg disebut dia sebagai "lokasi kuncian gua", alias tempat ini paling disukai dia.
Kenapa enga? Kita mah tulen H20 (tim hore-hore) gak nolak selama asik aja hehehe.

Bersama Oji, kita menuju rumah Erwin di Jasmin Bogor. Dari situ sebagai titik start, kita bertiga lalu bersepeda menuju Setu Tojong, dan menikmati pemandangan disana.

Cerita lengkapnya nanti aja dijurnal yg dibikin besok.

Bagi yg punya GPS, bisa mengambil rute ini disini:

http://www.navigasi.net/go.php?g=prv&u=8nnjn7c


Teks blog:
http://hsgautama.multiply.com/journal/item/67






:-))

HSG


LinkBackpacking LightDec 31, '06 5:13 PM
for everyone
Link: http://www.backpackinglight.com/cgi-bin/backpackinglight/index.html

Website ini berisi semua info ttg backpacking light.
Buat pemula yg tidak tau dan belum kenal apa itu hiking atau treking dg cara "ringan seenteng mungkin " , ada baiknya menengok isi disini.
Sedangkan buat kelas jago, website ini juga menyediakan komunitas dan segala reviews ttg produk barang yg ada dipasaran.
Really worth to see.

Untuk link pembanding bisa melihat disini:

http://ultralight-hiking.com/home.html
http://www.backpacking.net/ultralit.html
http://www.imrisk.com/


* Speaking of the devil, this is my fisrt upload at early 2007

HSG
:-)



Blog EntryTools > "Trangia" dan portabilitasDec 29, '06 1:56 PM
for everyone
Cobalah pergi kelokasi camping ground saat liburan tiba. Kita akan melihat banyak pengunjung yg datang menginap dan berkemah disana sambil membawa ransel dan aneka perabotannya. Dari semua atribut yg dibawa oleh mereka, lihatlah bagaimana mereka memasak.

Yaa betul, memasak saat camping adalah bagian yg menyenangkan dari berkemah itu sendiri.
Dan memasak butuh peralatannya, sebut saja kompor dan pernik lainnya (camping stoves).
Camping tanpa makanan rasanya mustahil. Mana bisa kita bengong kedinginan sementara perut berbunyi karena lapar dan haus tanpa minuman hangat?


Dikalangan hikers dan peminat kegiatan outdoor, ada berbagai macam kompor dipasaran.
Salah satu nama kompor beken yg kerap dipakai adalah TRANGIA (lihat foto, 1 set trangia komplit).
Keunggulan kompor ini diantaranya:

1) Bisa dipakai diketinggian berapapun dipermukaan tanah ini, dimedan apapun.
2) Bebas macet dan awet, no pain, gak repot deh.
3) Bahan bakar lebih fleksibel dari alkohol atau spritus.
4) Portabilitas, kelengkapan per unit, dan compactness, ringan dan mudah diselipkan diransel.
5) Mampu mensuplai makanan hingga 2-5 org secara serentak (tergantung tipe Trangia-nya).
6) All weather, masak kapanpun, dimanapun, gak peduli hujan, salju, badai, basah atau kering.

*kriteria ini memang selalu dipakai menggolongkan fungsi kompor camping. Produsen manapun akan berpikir dg point ini, sama halnya dengan konsumennya ketika memilih kompor camping.


Sayang, dari semua keunggulan diatas itu hanya satu "jeleknya" barang ini yakni harganya lumayan mahal.
Karena mahal, tidak semua campers mampu menikmati portablitas dari Trangia (harga tergantung tipe). Campers dari kalangan anak SMA misal, lebih suka membawa kompor minyak tanah mirip petromax. Berat memang, minyak tanahnya suka tumpah sana sini, rewel suka macet, tapi jelas murah dan mampu dibeli oleh siapapun. Solusi lain untuk mengejar sisi praktis dan portabilitas adalah membawa satu unit "Trangia-Trangia-an" alias mirip trangia tapi palsu.

Dibuat dari bahan baku kaleng bekas softdrink seperti Sprite atau Coca Cola, kaleng yg sudah dibelah jadi dua bagian itu lantas dikatupkan satu dengan lainnya. Berilah sobekan lubang yg melingkar, lalu sumpalkan tisue atau kain, dan terakhir katupkan dua kaleng itu, maka jadilah "trangia aspal" ini. Mudah sekali.

Kompor ini bisa memakai bahan bakar sama dengan Trangia asli, yakni alkohol, spiritus, atau minyak tanah.
Jeleknya hanya satu, kompor ini tidak punya tatakan cangkang untuk menopang panci atau wajan diatasnya, dia juga tidak anti badai. Karena itu, kita harus menyediakan sendiri peralatan masaknya, plus dengan cangkang wajan, dan kalau perlu tutup penahan angin. Cara petunjuk pembuatannya bisa dicek disini scottbryce dan pcthiker.


Jadi, portabilitas enga selalu identik mahal. Masih ada alternatif lain untuk membuat itu .
Sedikit repot memang, tapi ampuh juga kok buat memasak makanan.

Industri katering ditanah air juga membuat tipe yg bentuknya nyaris mirip, dipakai untuk menghangatkan makanan yg dihidangkan diatas meja saat acara kondangan besar. Bedanya, untuk penghangat makanan katering hanya ada satu lubang bulatan besar, bukan "lubang titik" untuk menjaga kekuatan semburan apinya spt di Trangia asli atau palsu ini.


hsgautama.multiply.com





Link: http://geodashing.gpsgames.org/

Permainan ini adalah permainan imajiner.
Kita memburu sebuah koordinat yg ditentukan secara acak oleh software. Lapangan bermainnya adalah: SELURUH permukaan planet ini ! Pesertanya disemua negara.


Geodashing atau geocaching adalah sebuah game memburu dan menemukan "dash" atau "cache" dipermukaan bumi ini (dalam bentuk koordinat) dengan memakai alat bantu GPS (global positioning system).
Permainan ini adalah pengembangan dari orienteering games dimasa lalu, tapi lebih sulit karena lapangan bermainnya bisa diseluruh permukaan planet bumi. Website ini adalah semacam controll centrenya yg menghitung jumlah skor terbanyak dari peserta yg mengikutinya. Tiap bulan, administrator akan mengeluarkan koordinat baru yg harus diburu anggotanya. Disini, kayaknya pesertanya cuma ane deh (hiks... malang nian nasib awak ini, tak punya kawan, layak sekali rasa sebatang kara ... )

Saya pernah punya pengalaman unik ketika ikut mengejar koordinat di website Geodashing.
Waktu itu saya ke Menado Sulawesi, disana saya berusaha mencari dash point yg kebetulan ada disekitar Tomohon. Paginya ketika akan mencari itu, mendadak Gunung Soputan meletus dan menumpahkan debu dan partikel padat lainnya keudara (titik dash itu memang dikaki G.Soputan). Tidak kuat dengan kepekatan debu vulkanik disana, saya memutuskan balik arah, padahal tinggal 200m lagi, sangat dekat.
lihat: http://hsgautama.multiply.com/photos/photo/79/2

Perjalanan dan pengalaman ketika mencari dash point itu adalah nilai lebih yg didapat oleh peserta games ini. Bukan hadiah barang.

Sebagai link pembanding silahkan klik ini:
http://www.geocaching.com/

Jika kalian punya GPS, ada baiknya mencoba ikut bermain "cache hunt" ini. Menarik dan bisa dikerjakan sembari santai jalan jalan kok.


Blog EntryTools > Gerber, a pocket utility toolDec 7, '06 1:58 PM
for everyone
Kenapa pakai GERBER? Kenapa tidak?
Tak kenal maka tak sayang.

Ketika awalnya ditawari pisau Gerber Multi Plier 400 Compact Sport, saya sempat bimbang.

Ambil atau tidak, beli atau jangan. Gerber bukan merk sepopular misal Victorinox, disini. Dia nyaris tidak terdengar, sama seperti nasib tools merk Aitor. Tapi diluar sana, Gerber cukup punya taring yg disegani. Handal dan tangguh dipakai disemua lini pekerjaan. Setidaknya, lima tahun dibawa sana sini, toh saya belum pernah dikecewakan dengan performace nya.


Pocket utility tools yg bisa dibawa dalam genggaman telapak tangan ini adalah salah satu alat yg kerap saya bawa kelapangan. Sudah lumrah jika melihat camera person (video journalist), foto jurnalis, dan engineer membawa satu pocket utility tools dipinggangnya. Ditempat kerja saya, news camera person kudu membawa utility tools, itu sebuah keharusan dan wajib.
Alasannya simple, krn kami bekerja dilapangan dengan banyak item alat yg terkadang muncul kerusakan ini itu. Alat kompak semacam Gerber bisa menyelesaikan hal hal kecil secara cepat, spt mengencangkan baut, membuka tutup kotak mesin, bongkar pasang, dll. Diluar itu, tentu saja fungsi pisaunya bisa membantu untuk mengupas, atau pengungkitnya untuk membuka teh botol.

Satu hal yg menarik dari desain Gerber tipe ini adalah posisi japit tangnya yg tidak dibuka-tutup dengan cara memutar, tapi dengan menggeser sliding maju mundur. Karena desain ini, maka tang bisa dikeluarkan cepat hanya memakai satu tangan saja, tidak perlu pakai dua tangan. (Rata rata tang di pocket tools dilipat tekuk. Ini beda).

Desain yg unik, kekuatan yg bagus, dan dimensinya yg kecil menjadikan alat ini bernilai bagus untuk dipakai bekerja. Beberapa anggota milter asing juga memakai Gerber pocket tools sebagai alat sampingan yg harus dibawa ketika tugas lapangan.



Speks tools ini bisa dilihat diwebsite GERBER




LinkArus Liar - Nusa Traditional CottagesNov 28, '06 4:03 PM
for everyone
Link: http://www.arusliar.co.id/nusa.html

The perfect gateaway from everyday routine.
Itu kata yg pas untuk menggambarkan lokasi ini.

Saya pernah kemari (pertama kemari) ketika pemilik Arus Liar Lody Karua Manoh melangsungkan pernikahannya. Sekarang lokasinya makin rapih dan enak. Letaknya tepat disisi sungai Cikidang, Sukabumi Jabar.
Apa yg membuat tempat ini saya suka adalah lokasinya yg sepi dan penuh bunyi alunan gemericik air sungai Cikidang. Tempat yg cocok untuk membuat tulisan (jika kita memang penulis) atau lokasi yg ideal utk membuang rasa suntuk krn penat bekerja.

Salah satu tempat favorite saya jika pengen "melarikan diri"
dari lingkungan "kejam" pekerjaan saya sehari hari, hahaha.

Catt: lihat folder "Jabar"
http://hsgautama.multiply.com/photos/album/105

Ditempat ini tidak ada listrik, jadi jangan berharap liat TV disini. Penerangan waktu malam memakai lampu teplok dan obor oncor. Dingin, suara kodok, gemericik sungai, dan sayup sayup menyapa bayang sinar oncor... begitulah kira kira suasananya.


))---


Photo AlbumPeta Wisata dan Trek Sepeda (33 photos)Nov 19, '06 2:45 AM
for everyone

Kumpulan peta yang di capture dari Mapsource di laptop.
Sumber aslinya dari koleksi jalan jalan kesana sini jajal trek atau datang liburan kesitu (juga kerja, on assignment), semuanya direkam dg alat bantu GPS untuk merekam arah jalannya.

Karena banyak yg gak punya GPS, maka dengan sengaja rute ini diubah menjadi format JPEG supaya mudah dilihat, disave, atau diprint.
Tujuannya simple aja, bahwa perjalanan kemanapun butuh arah (direction). Kalo gak ngerti arah, gimana mau sampe kesana? Peta ini bisa membantu traveller jika ingin tahu arah dan posisi tempat tujuan.

Untuk sementara, isinya hanya peta wisata populer saja. Sangat tipikal wisata urban, pakai sneakers, goodie bag, and jaket, serta uang didompet.
Arah perjalanan ke hutan rimba gak dimuat disini (yg bawa ransel gede 30 liter, dan jalan kaki 3 hari 3 malam). Posisi tempat wisata tsb lokasinya mmg gak berjauhan banget dari kota besar terdekat. Tentunya ada akses jalan memadai, bisa membawa keluarga dengan anak kecil, atau pacar tersayang hehehehe.

Ringkasan:
1) Wisata sendirian, rame rame, atau dengan keluarga.
2) Waktu perjalanan yg singkat (dekat kota besar)
3) Peta trek untuk maen sepeda MTB atau road bike.
4) Wisata urban, perkotaan.
5) One daypack, and sneakers, sunglasses, ATM card.

Tambahan: peta disini adalah wisata alternatif yg td ada dalam peta resmi atau "peta cetakan" yg dijual ditoko buku.


So enjoy the trip, hopefully it can help u to get there easier and faster.
:-)

Gudang data trek saya (GPS) bisa dilihat disini:
http://www.navigasi.net/goprv.php?u=8nnjn7c





HSG


.

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help