HidÄÿÄt's posts with tag: indonesia map
Sudah 3 tahun ini, setiap akhir tahun selalu banyak berita bencana dan tragedi. Akhir tahun menjadi masa yg paling melelahkan dan bikin deg degan. Banyak yg harus di "jagain", takut terjadi apa apa. Wuih...
http://www.antara.co.id/arc/2007/11/24/ada-isu-gempa-23-desember-2007/Ada Isu Gempa 23 Desember 2007 Bengkulu (ANTARA News) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengajak masyarakat Bengkulu untuk mengambil nilai positif dari isu gempa bumi yang diprediksi akan terjadi pada 23 Desember dengan lebih meningkatkan kewaspadaan. "Dengan isu tersebut masyarakat justru lebih waspada dan lebih siap," kata Misdi, Penjabat Pembuat Komitmen LIPI, dalam acara pembukaan "Warung Informasi Siaga" di Bengkulu, Sabtu. Menurut dia, isu akan terjadinya gempa besar itu jangan dijadikan sesuatu yang menakutkan karena belum ada satupun alat atau ilmu yang bisa memprediksi waktu terjadinya gempa dan tsunami, apalagi sudah memvonis harinya. "Gunung api saja yang sudah jelas-jelas aktif dan siap meletus tidak bisa diprediksi kapan waktunya akan meletus, apalagi gempa bumi yang tidak kelihatan sama sekali," tegasnya. LIPI berharap dengan adanya isu tersebut seluruh masyarakat Bengkulu menjadi lebih siap untuk menghadapi segala macam bencana termasuk gempa bumi, apalagi daerah ini dikenal sebagai daerah rawan gempa bumi. Misdi mengatakan, prediksi yang disampaikan pengamat Brazil tersebut hanya berdasarkan siklus tapi tidak bisa diprediksi secara tepat, karena prediksi gempa pada 23 Desember tersebut sangat kecil sekali kemungkinan terjadi. Ketika ditanya, ia mengatakan, turunnya tim LIPI ke Bengkulu dan mengadakan simulasi tidak ada kaitannya dengan prediksi pengamat gempa Brasil itu, karena sudah sejak lama diprogramkan. Program simulasi di Bengkulu merupakan program lanjutan sebab sejak Januari 2007 sudah dimulai dari Aceh, Nias (Sumut), Padang (Sumbar), Banten, Yogjakarta hingga Nabire (Papua). "Kebetulan saja program simulasi di Bengkulu ini bertepatan dengan pasca gempa dan merebaknya isu tersebut," ujar Misdi. Ketika menjelaskan tentang pembukaan "Warung Informasi Siaga" di Pantai Panjang, Kota Bengkulu, menurut dia merupakan program pendidikan publik tentang kebencanaan di daerah pesisir khususnya gempa bumi dan tsunami.(*) Gempa 6,7 SR Landa Dompu, Dua Orang TewasMataram (ANTARA News) - Gempa bumi berkekuatan 6,7 pada skala Richter (SR) yang terjadi Senin (26/11) di perairan laut Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya dirawat akibat menderita luka-luka. Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam (Satlak PBA) Kabupaten Dompu, Letkol Inf Kusdiro, ketika dihubungi dari Mataram, Senin pagi, mengatakan kini Satlak PBA Dompu tengah mendata bangunan yang rusak dan kemungkinan korban lainnya. Berdasarkan data sementara kerusakan tercatat belasan rumah rusak berat dan ringan, terutama yang berlokasi di Kecamatan Kilo atau 60 kilometer dari Dompu. Sementara korban, yakni seorang di antaranya adalah balita yang meninggal pada gempa pertama dan satu lainnya dewasa pada gempa kedua. Mereka warga Kecamatan Kilo, Dompu, yang kebetulan lokasinya berada dekat laut dan pusat gempa. "Dari 18 rumah yang mengalami kerusakan, beberapa di antaranya roboh," kata Kusdiro yang juga Dandim Dompu. Berdasarkan keterangan dari Stasiun Meteorologi Bandara Selaparang Mataram, pada malam itu terjadi empat kali gempa, pertama pada pukul 00.02 Wita dengan kekuatan 6,7 SR dan pusat gempa di Laut Dompu pada kedalaman 50 kilometer. Gempa kedua tejadi pada pukul 00.52 Wita dengan kekuatan 4,9 SR pada kedalaman 66 kilometer selatan Dompu, disusul gempa ketiga pada pukul 01.15 Wita kekuatan 5 SR pada kedalaman 50 kilometer posisi 44 kilometer laut Dompu. Terakhir guncangan gempa terjadi pada pukul 03.53 Wita dengan kekuatan paling besar yakni 6,8 SR dengan posisi 48 kilometer barat laut Dompu dengan pusat dikedalaman 15 kilometer dasar laut. Gempa terakhir dilaporkan berpotensi tsunami dan telah disampaikan peringatan dini melalui seluruh stasiun siaran televisi, namun hingga kini informasi tidak sampai terjadi tsunami. Guncangan gempa di Dompu itu juga dilaporkan dirasakan warga Bima yang wilayah bertetangga dengan jarak sekitar 40 kilometer. Selain itu, kendati jaraknya cukup jauh dengan pusat gempa di Dompu, diinformasikan sejumlah warga Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, pada pukul 04.00 Wita sempat lari ke atas gunung menyusul adanya peringatan dini BMG yang disiarkan melalui stasiun televisi. Menurut seorang warga, guncangan gempa terutama yang besar begitu terasa di Maluk yang lokasinya memang berada di dekat pantai, namun hingga kini belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan. (*) Gempa 6,0 SR Kembali Guncang Pantai Sumbar, Warga PanikPadang (ANTARA News) - Gempa berkekuatan 6,0 pada skala Richter (SR), dengan kedalaman 20 km pada lokasi 107 baratlaut, Muko-Muko, Bengkulu, kembali mengguncang permukiman penduduk di kawasan pesisir pantai barat Sumatera Barat sekitar pukul 00.43 WIB, Senin dini hari. Ratusan warga di Kota Padang berhamburan lari keluar rumah. Fitri, staf BMG Padang Panjang, ketika dihubungi dari Padang, Senin dini hari, mengatakan pusat gempa pada 2,36 derajat Lintang Selatan dan 108,8 derajat Bujur Timur. Guncangan gempa tersebut merupakan gempa susulan yang terjadi Minggu pagi sekitar 09.51 WIB dan tidak berpotensi memicu tsunami. Guncangan gempa cukup dirasakan di Pesisir Selatan, Padang dan Mentawai. Gempa itu tidak ada kaitannya dengan beredarnya isu-isu akan terjadinya guncangan gempa besar pada 23 Desember 2007. "Warga diminta tidak terlalu panik dan khawatir, tapi tetap waspada," kata Fitri. Pantauan ANTARA pada permukiman penduduk di kawasan pinggir Kota Padang, ratusan penduduk Senin dini hari lari keluar rumah, karena khawatir akan terjadi guncangan gempa susulan. "Kita khawatir gempa susulan lebih kuat lagi datang," kata Son, seorang warga. Ia menambahkan sejak Minggu pagi ada sebagian warga merasakan guncangan gempa tiga kali dengan kekuatan bervariasi. (*) .

Bajaj dan Ojek pakai GPS? Giling, masak? Jangan meremehkan, dalam waktu dekat tampaknya bisa jadi sopir Kopaja, tukang Ojek, dan Bajaj bakalan punya GPS ditangan mereka. Paling tidak, harapan itu akan dipenuhi oleh Nokia. Perusahaan henpon ini membeli perusahaan navigasi satelit Navteq dengan harga luarbiasa besar $ 8.1 billion, ini bukti keseriusan Nokia menggarap proyek henpon berbasis navigasi satelit. Semangat konvergensi dan multimedia rupanya membuat Nokia sangat ingin mengalahkan pesaingnya dan menjadi pemimpin pasar telepon cellular dengan fitur terlengkap serta terbesar didunia.
Satu saat, perjalanan nyelip sana sini melewati gang kampung bakalan gak akan tersasar lagi. Sumpeee. 
Foto dari pmptoday
http://www.pmptoday.com/2007/10/01/nokia-buys-navteq-to-rule-cellphone-gps/ Nokia Buys Navteq to Rule Cellphone GPS Market 1 10 2007
Nokia is serious about putting SatNav applications in all future Nokia phones. Nokia today bought NAVTEQ, a GPS service with ownership of the The Map Network, the largest maps supplier in the US. This means Nokia Maps will become even more detailed and comprehensive, not to mention up-to-date. The price tag for NAVTEQ is $8.1 billion. Olli-Pekka Kallasvuo, Nokia president and CEO is optimistic: “The acquisition of Navteq is another step toward Nokia becoming a leading player in this space. “By joining forces with Navteq, we will be able to bring context and geographical information to a number of our Internet services.” With 900 million Nokia customers, NAVTEQ is also anxious to spread its wings. “Nokia’s unique vision for location-based services aligns perfectly with Navteq’s vision to enable everyone to find their way to people, places and opportunities on mobile communications devices,” says NAVTEQ president and CEO Judson Green. [via nytimes] .
Sembilan tahun lalu (1998) ketika mencoba bersepeda dengan memasang GPS di stang sepeda MTB, rasanya jadi “super aneh” . Mobil atau motor dipasang GPS itu wajar saja, tapi ini sepeda mountain bike apa bisa ? Keinginan memasang alat pemandu navigasi ini sebetulnya adalah sebuah langkah coba coba. Ceritanya sih pengen meng-optimalkan fungsi alat navigasi satelit ini untuk semua aktifitas outdoor (hobi juga termasuk disini kan). Dengan minjem GPS punya kantor yang biasanya dipakai buat kerja harian, akhirnya alat itu dipasang distang sepeda Ditahun segitu, hambatan yang harus dipikirkan adalah besarnya bentuk unit alat ini dan alat penjepit GPS distang sepeda (sama juga ketika ditaruh dimotor). Dimensi produk GPS diera awal 2000-an memang masih bongsor segede batu bata cetak. Gak ramping dan berat. Size did it matter, and it was a burden. Jadi kalo pengen masang alat itu distang sepeda harus putar otak dan harus bisa “sulapan” ini itu. Pokoknya bagaimana posisi GPS itu antenna dikepalanya harus tegak menghadap langit tanpa tertutup apapun supaya signal satelit bisa diterima alat, dan mata kita bebas melihat panel display dilayar unit ini.
Sekarang, situasinya berbeda jauh dari 10 tahun silam. Unit GPS makin kecil dan ramping. Toko yang jualan GPS makin banyak aja, plus asesoris tambahan seperti clamp jepit unit alat ini distang MTB. Tinggal sebut tipe GPS nya, lalu datang ketoko itu, beres. Booming rame rame pakai GPS bagi kelompok urban diperkotaan mendorong tumbuhnya bisnis disektor ini. Dalam 5 tahun ini, secara luarbiasa, permintaan pasar untuk memiliki GPS meroket naik dikota besar. Ini bagus, karena konsumen punya banyak pilihan. Artinya juga, pemakaian GPS bisa dimelarkan lebih jauh lagi untuk berbagai aktifitas, bukan cuma untuk nyopir atau bekerja. Teknologi alat ini juga makin apik saja dengan fasilitas download dan upload peta rute. Fasilitas ini juga memungkinkan tumbuhnya komunitas baru atas persilangan minat dan kepentingan (cross activities) untuk saling bertukar data seperti yg ada di situs Navnet .
Now riding more easier, no more blind routes. Keuntungan pakai GPS distang sepeda MTB tentu saja adalah arah pergerakan sepeda tercatat dengan baik. Kita tau berangkat darimana dan bergerak kemana, lalu hendak kemana. Semuanya tersaji dengan jelas dilayar display unit GPS. Asiknya, dengan alat ini kita bisa bergerak kearah manapun tanpa takut kebingungan ditengah perjalanan sambil bertanya dengan muka bloon: “waduh, kita ada dimana yah”?
Pola melingkar yang biasa dipakai oleh para pesepeda bisa dengan mudah diamati dilayar display. Hitungan jarak tempuh, dan juga patokan titik tujuan dapat disajikan secara detail. Inti asiknya hobi ini memang sebuah eksplorasi. Dan penjelajahan medan itu makin menarik jika kayuhan sepeda bisa diarahkan kesana sini dengan bebas tanpa khawatir "lost in the middle of nowhere".
Foto: - Garmin Etrex Legend distang sepeda. - Peta download dari rute perjalanan dengan GPS hsgautama.multiply.com 
Disini mencari GPS holder (Global Positioning Sys: red) untuk diletakan didalam dash board mobil termasuk susah susah gampang. Penjualnya hanya satu dua, dan jika ada harganya lumayan mahal. Alternatif lain, mencari pegangan buat GPS bisa dicari dari alat henpon, atau melalui internet spt di ram-mount.
Punya sarung untuk memegang unit GPS dikabin mobil itu dirasa perlu mengingat posisi alat ini harus "bediri" tegak agar mata mudah melihatnya. GPS yang diletakan rebah sangat tidak dianjurkan. Selain itu, jika ada "sarung pegangannya", ini akan membuat GPS tidak menggelinding atau terlempar kesana kemari karena goncangan mobil. Alat ini bisa rusak jika terlempar. Selain itu, jika melesat kebawah kursi, pasti repot untuk dirogoh dengan tangan ketika mobil masih berjalan.
Karena alasan mahal dan susah didapat, pada akhirnya putar otak bagaimana bisa membuat sendiri GPS holder untuk didalam kabin mobil. Akhirnya setelah riset kesekian mall dan deretan toko peralatan, ketemu apa yang diinginkan. Alatnya sederhana saja, yakni:1) Kotak penyimpan sabun mandi yg menempel didinding kamar mandi. 2) Velcro tipe heavy duty yang ada perekatnya (spt selotip).
Kotak sabun mandi itu dipilih dari acrylic bening sehingga mata akan mudah mengamati isi panel GPS apabila ia diletakan didalam sana. Model kotak sabun terbuka atasnya dan tanpa penutup terasa lebih praktis dan enak.
Pilih area didalam kabin mobil untuk menempelkan selotip velcro. Setelah velcro ditempelkan erat di dashboard, kemudian tempelkan velcro satu lagi kebelakang kotak sabun itu. Langkah terakhir, tempelkan kedua velcro itu hingga menyatu, dan masukan GPS kedalam kotak sabun (lihat foto).
Total harga kedua barang tsb tidak lebih dari 50 ribu saja. Dibanding harga GPS holder asli dipasaran dikisaran 500 ribu, maka holder kotak sabun ini jelas dong lebih murah. hsgautama.multiply.com

 Salah satu hal yg menarik ditemui di Makasar adalah banyaknya kedai kopi atau warkop. Kota ini menjelma menjadi surga buat "maniak kopi" ditanah air, khususnya buat yg ingin menjajal selera kopi Toraja murni tanpa campuran bahan lain. Makasar akan menjelma menjadi "kota warkop" kedua terbesar setelah Aceh yang memang disebut sebagai "propinsi sejuta kedai kopi". Bicara kopi, maka kita harus segera melirik salah satu pionir warkop disini yg terkenal disebut dengan nama " Phoenam". Didirikan tahun 1946 oleh salah satu warga keturunan, Phoe Nam atau Phoenam memang hanya mengkhususkan menjual kopi. Phoenam sendiri artinya "terminal" atau "tempat singgah". Nama yg unik, dan brand ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Secara geografis, Makasar bertetangga dg Toraja sebagai penghasil kopi torabika dengan rasa khas (Toraja adalah gudang kopi terbesar di wilayah timur Indonesia). Kopi Toraja adalah "kopi toraja", dia beda rasa dengan kopi dari wilayah lain didunia ini. Mutu kandungan tanah (soil) dipegunungan Sulsel inilah yg membuat dia punya citarasa berbeda. Cobalah mencicip sedikit diujung lidah, maka seketika "tendangan rasa kopi toraja" akan terasa kuat. Buat saya, kopi Toraja punya efek kuat diperut. Entah krn perut saya sedang lemah, yg jelas mencicipi kopi toraja bisa bikin sedikit mulas. Saya pikir, ini beda dengan kopi Aceh yg kuat tapi tidak membuat perut jadi mulas.  Disini, Phoenam, adl salah satu tempat berkumpulnya wartawan lokal Makasar. Phoenam di Panakukang, merupakan "kantor cabang" semua perwakilan media lokal dan nasional. Menjelang jeda tengah hari, mereka akan kemari untuk mampir dan ngobrol. Selain Phoenam, mereka juga punya tempat nongkrong lainnya di warkop Daeng Anas. Lokasinya tdk berjauhan satu dengan lainnya. Sehabis liputan, mereka mengedit naskah dan gambar sembari ngobrol dengan sesama teman liputan. hsgautama.multiply.com
Hari pertama di tgl 1 Januari 2007, semua jalan utama di Jakarta sangat sepi. Sungguh nyaman dan tenang. Lalin jakarta yg biasanya sesak dan berbahaya kini jadi nyaman untuk dilalui.
Dihari pertama awal tahun 2007 ini juga ditandai dengan hilangnya pesawat komersial Adam Air jurusan Jakarta ke Menado via Surabaya. Musibah pertama yg mengejutkan. Adam Air Boeing 737 400 dengan nomor KI 574 itu tidak diketahui rimbanya (hingga tulisan ini dibuat, tapi dari sms teman koresponden disana, ada info sahih jatuh di wilayah Mamuju, saya langsung sedih membayangkan sulitnya medan disana). Hanya berita terakhir disebutkan, Lanud Hasanudin, Makasar, sempat menerima sinyal ELBA yg otomatis terpicu apabila terjadi benturan dengan pesawat itu. Arti kata "benturan" itu diterjemahkan dengan crash landing atau kemungkinan lain adalah jatuh tak bersisa.
Saya tidak mau berkomentar soal Adam Air itu. Intinya sebetulnya adalah bertanya kediri sendiri, jika kita terkena musibah sehebat kasus Adam Air itu, sejauh apa kita survive atau bertahan hidup setelah kecelakaan hebat? Siap dan paham, dua kata ini paling tepat untuk menghasilkan peluang: tetap hidup atau mati. Tahu caranya, maka kemungkinan selamat akan lebih besar. Punya alat juga tepat juga akan membuka peluang selamat lebih tinggi.
Belum tentu sebuah kecelakaan hebat akan membuat kita langsung tewas, siapa tau kita terlempar ditengah hutan, atau terdampar disebuah pulau. Menilik contoh lain yg terjadi seminggu ini ketika sebuah kapal sarat penumpang hilang ditelan ombak. Salah satu awak yg selamat ditemukan setelah 3 hari terapung apung tak berdaya dibawa ombak. Dia tetap sehat ketika ditolong, hanya dehidrasi dan kedinginan hebat. Ketika ditanya, kok kuat pak, dia bilang, sebelum kapal tenggelam total, saya memakan beberapa gumpal koran basah dan makanan apapun yg ada disampingnya. Perut dia tetap kenyang dan dia merasa tidak kelaparan.
Kasus lain pernah terjadi hampir 15 tahun silam ketika terjadi 2 pencinta alam tersesat disalah satu gunung di Jabar. Kedua wanita malang itu terlepas dari rombongan dan terlunta lunta kelaparan dan kedinginan hebat. Disaku mereka cuma ada kopi bubuk, dan inilah yg mereka makan untuk bertahan hidup. Mereka makan itu sambil membayangkan sedang melahap indomie panas. Hari keempat mereka ditemukan selamat, kelelahan hebat dan lemas tapi sehat dan hidup. Mereka punya kemampuan survival yg baik, sekalipun pas-pas an.
Saya gak bisa membayangkan bagaimana nasib sebagian besar penumpang Adam Air itu. Sebagai org yg pernah juga mengalami kondisi gawat diudara, saya paham spt apa takutnya berhadapan dengan detik detik maut didalam sana sampai pesawat benar benar jatuh. Bagi kebanyakan org awam yg tidak tau apa itu survival, ibu ibu malang yg tidak tahu bagaimana bertahan hidup dalam situasi begitu, bisa dibayangkan akan sulit bagi mereka melalui ini.
Saya bersimpat atas cobaan ini, semoga mereka bisa tabah.
Untuk lebih paham aspek survival klik ini.
HSG
Link: http://www.arusliar.co.id/nusa.htmlThe perfect gateaway from everyday routine. Itu kata yg pas untuk menggambarkan lokasi ini.
Saya pernah kemari (pertama kemari) ketika pemilik Arus Liar Lody Karua Manoh melangsungkan pernikahannya. Sekarang lokasinya makin rapih dan enak. Letaknya tepat disisi sungai Cikidang, Sukabumi Jabar. Apa yg membuat tempat ini saya suka adalah lokasinya yg sepi dan penuh bunyi alunan gemericik air sungai Cikidang. Tempat yg cocok untuk membuat tulisan (jika kita memang penulis) atau lokasi yg ideal utk membuang rasa suntuk krn penat bekerja.
Salah satu tempat favorite saya jika pengen "melarikan diri" dari lingkungan "kejam" pekerjaan saya sehari hari, hahaha.
Catt: lihat folder "Jabar" http://hsgautama.multiply.com/photos/album/105
Ditempat ini tidak ada listrik, jadi jangan berharap liat TV disini. Penerangan waktu malam memakai lampu teplok dan obor oncor. Dingin, suara kodok, gemericik sungai, dan sayup sayup menyapa bayang sinar oncor... begitulah kira kira suasananya.
))--- 

|  | Kumpulan peta yang di capture dari Mapsource di laptop. Sumber aslinya dari koleksi jalan jalan kesana sini jajal trek atau datang liburan kesitu (juga kerja, on assignment), semuanya direkam dg alat bantu GPS untuk merekam arah jalannya.
Karena banyak yg gak punya GPS, maka dengan sengaja rute ini diubah menjadi format JPEG supaya mudah dilihat, disave, atau diprint. Tujuannya simple aja, bahwa perjalanan kemanapun butuh arah (direction). Kalo gak ngerti arah, gimana mau sampe kesana? Peta ini bisa membantu traveller jika ingin tahu arah dan posisi tempat tujuan.
Untuk sementara, isinya hanya peta wisata populer saja. Sangat tipikal wisata urban, pakai sneakers, goodie bag, and jaket, serta uang didompet. Arah perjalanan ke hutan rimba gak dimuat disini (yg bawa ransel gede 30 liter, dan jalan kaki 3 hari 3 malam). Posisi tempat wisata tsb lokasinya mmg gak berjauhan banget dari kota besar terdekat. Tentunya ada akses jalan memadai, bisa membawa keluarga dengan anak kecil, atau pacar tersayang hehehehe.
Ringkasan: 1) Wisata sendirian, rame rame, atau dengan keluarga. 2) Waktu perjalanan yg singkat (dekat kota besar) 3) Peta trek untuk maen sepeda MTB atau road bike. 4) Wisata urban, perkotaan. 5) One daypack, and sneakers, sunglasses, ATM card.
Tambahan: peta disini adalah wisata alternatif yg td ada dalam peta resmi atau "peta cetakan" yg dijual ditoko buku.
So enjoy the trip, hopefully it can help u to get there easier and faster. :-)
Gudang data trek saya (GPS) bisa dilihat disini: http://www.navigasi.net/goprv.php?u=8nnjn7c
HSG
.
|
Link: http://navigasi.net/goprv.php?g=prv&u=8nnjn7cKoleksi trek perjalanan dg memakai GPS juga disimpan disini. Website ini menyokong pembuatan peta digital Indonesia secara gratis, .... dan saya salah satu yg mendukung penuh usaha itu. Agak memalukan, negeri sebesar ini tapi dalam peta digital dunia hanya tampak lahan kosong melompong. Masyarakat harus ikutan berpartisipasi untuk memajukan database peta digital negeri sendiri. Pemerintah hingga kini belum menyediakan peta digital indonesia, baik untuk keperluan komersial atau pribadi, darat-laut-udara dengan harga ekonomis. Pihak swasta mmg menjual peta digital Ind, tapi harganya cukup mampu bikin sakit ati berkepanjangan
Disini, semuanya gratis. Saya juga menyumbangkan ribuan waypoint penting wilayah indonesia (juga ada di website pribadi di: WAYPOINT INDONESIA), bersama ratusan member lainnya, dengan harapan bisa digabungkan, disempurnakan, dan dijadikan peta digital NKRI yg GRATIS dan berguna bagi siapapun yg butuh.

Link: http://geocities.com/kaukusjakarta/waypoint.htmlKumpulan trek perjalanan muter sana sini memakai alat GPS (global positioning system). Belum semua trek dikumpulkan disana, tapi lumayan buat membantu siapapun yang ingin punya map indonesia secara gratis dan open source 100%. 
| |